Pages

Friday, October 22, 2010

NILAI UTS XI IPA IV

Dalam 20 menit pasca UTS kamu bisa langsung mengakses nilai UTS kamu di sini. Bagi yang belum lulus UTS direkomendasikan mengerjakan 4o soal latihan pada buku esis. Tanpa basa-basi langsung Cek Nilai UTS XI IPA IV sekarang juga. Hajar Bozzzz...

Soal Latihan Statistics

Latihan Juga Tentang Statistics dan rasakan betapa pentingnya kamu memahami materi ini. Download full dengan Penyelesaiannya disini

Latihan Soal Peluang Lengkap Dengan Pembahasannya

Pelajari Pemahaman Peluang Anda dengan Memahami Soal Peluang ini lengkap dengan langkah pengerjaannya.

SEPUTAR ULANGAN PELUANG XI IPA IV SMA N TASIKMALAYA

Sesuai dengan hasil analisis KKM, didapatkan KKM matematika untuk peluang yaitu 76.
Setelah melakukan tes pemahaman ternyata rata2 kelas xi ipa iv diatas KKM
kendati demikian masih ada beberapa yang tidak mencapai KKN.
Maka dari itu bagi yang belum mencapai KKM direkomendasikan mempelajari lebih lanjut dan mengikuti remidial. Mungkin soal ulangan peluang ini bisa membantu anda dalam mempelajari materi peluang. Download Soal Peluang dan Download Jawaban Soal Peluang

Thursday, October 21, 2010

chapter exercise of STATISTICS

buat yang mw download SOAL STATISTIK klik aja disini.

Wednesday, October 20, 2010

NILAI ULANGAN XI IPA IV, V, VI

Buka Nilai Ulangan Statistik XI IPA VI dan XI IPA V
dan Nilai Ulangan Peluang XI IPA IV. MOHON YANG BELUM MEMENUHI KKM HARAP MENEMPUH PERJUANGAN REMIDI JILID II

Thursday, December 3, 2009

Penyakit TBC (Tekanan Batin Cinta) dalam matematika

cintaku ala matematika

Cintaku bagai sebuah fungsi
Yang melaju tak terbendung secara eksponensial
Ingin kukuadratkan secara sempurna
Menjadi grafik fungsi cinta abadi
Cintaku tak terdiffrensialkan secara parsial apalagi secara implisit
Tetapi terintegralkan secara rasional
Aku tak ingin lagi berjalan seperti aritmatik
Tetapi ingin kuberlari seperti geometrik
Hatiku terus bergejolak, terasa ganjil dan sulit
kuregresikan
Analisis secara real pun tak banyak membantu
Alangkah kompleksnya mencari titik kestabilan sistem
cinta ini


Oh, hidupku menjadi tak terdefinisi
Laju perubahan cintaku terhadap waktu sungguh cepat
Tetapi tak beraturan seperti kurva sinus yang
bergejolak
Kalkulus pun menangis, hatinya menjerit menatapku
Karena merasa sosoknya tak berguna lagi di himpunan
ini Ingin rasanya ku transformasikan cinta ini
Dan mengkonversinya menjadi bilangan cinta
Sehingga kuperoleh titik singgung antara hatiku dan
hatinya
Dan menggapai kehidupan yang terdefinisi
Limit perbedaan antara kita, tak menjadi kendala
bagiku
Keyakinanku sudah mencapai titik maksimum
Mari kita substitusikan dua fungsi cinta ini
Menjadi satu persamaan fungsi cinta abadi
Differensial Cinta
Saat aku bersua dengan eksponen jiwamu,
sinus kosinus hatiku bergetar,
membelah rasa diagonal-diagonal ruang hatiku,
bersentuhan dengan diagonal-diagonal bidang hatiku.
Jika aku adalah persamaan dengan akar-akar x1 dan x2,
maka kaulah persamaan dengan akar-akar 2×1 dan 2×2.
Aku ini binatang jalang,
dari himpunan yang kosong.
Kaulah integrasi belahan jiwaku,
kaulah kodomain fungsi hatiku.
Kemanakah harus kucari modulus vektor hatimu?
Dengan besaran apakah harus kunyatakan cintaku?
Harus dengan metode apakah kubuktikan cintaku?
Metode kontradiksi?
Ataukah pembuktian langsung?
Kulihat variabel dimatamu,
matamu bagaikan elipsoid,
hidungmu bagaikan asimtot hiperbola,
dan bibirmu bagaikan grafik kosinus jika kau tersenyum
padaku.
Modus ponen?
Modus tolen?
Dengan modus apakah kusingkap logika hatimu?
Beribu-ribu matriks n x n kutempuh,
harus bagaimanakah kuungkap adjointku padamu?
Kujalani tiap geometri yang takhingga banyaknya,
dan tiap barisan aritmatika yang tak terhitung,
sampai akhirnya kutemui determinan matriks hatimu,
Phisic in Love
Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara
kita
Einstein dan Edison tak sanggup
merumuskan E = mc2
Ah tak sebanding dengan momen cintaku
Pertama kali bayangmu jatuh tepat di
fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan
kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di
ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan
Avogadro…
Walau jarak kita bagai matahari dan
Pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu
berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa
gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan
angular yang tak terbatas
Energi mekanik cintaku tak terbendung
oleh friksi
Energi potensial cintaku tak
terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = - mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak
dapat menandingi
Hukum kekekalan di antara kita
Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen
cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik
ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls
atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita

Tuesday, December 1, 2009

TEMU WARGA MATEMATIKA

hallo...halo...halo....
hey,,,hey,,,hey,,,
saatnya kita refresh otak neyh...
wah..wah..wah...kuliah boring ya,,,,
jangan didiemin,,,tapi di obatin
hmmmmm,,,gimana y?emang bisa?
....eits, jangan salah
KEMAHASISWAAN HIMAPTIKA poenya ide kreativ buat cuci otak temen2...Mereka ngajak SEMUA mahasiswa matematika pergi berlibur,,,
kapan ya?
katanya sih bulan januari getoooh,,,minggu ke 3 neyh,,,
wah minggu ketiga lage bOkEEE brow,,,?
eit jangan salah kan dari awal di suruh nabung di bendahara kelas
emang bisa? dijamin lancar?
wah bisa dummm, tuh kaya anak2 1E katanya ada tabungan,,makanya yang laen juga ikutan yach...,
cuma 1 kelas yang ada tabungan?
eits, jangan salah, anak2 3B juga pada ada arisan kelas....hmmm katanya mw pd ikut juga,,,,malah ada rencana ke bali getoooh katanya,,,
asyik tu,,tp doku nya gimane?
yaaaa, standar lah,,, siapin aja kuraang lebihnya empat cepe
kemahalan ga tuch?
hmmmmm....gmn ya, tp engga de kayaknya,,jurusan laen juga sktar segitu, ya coba de sharing dg jurusan laen...
dr td panjang lebar tp tempatnya beyum jeyas?
kalo tempat c rencananya ke jogja, bandung, bogor, jakarta,, tp mash dlm kajian katanya,,,,
ters jadinya kemana?yang fix dunk....biar kita persiapan...
oke...oke,,,makanya di coment dunk sini,,,,ato chatingan jg buat diskusiin masalah ini,,,add aja ya di fb nya,,,ekoycapucino@gmail.com
tar juga dari kemahasiswaa ada yang ngasih tau,,aotuo kalo mau jmput bola cari info bisa ko,,ne di kasih CP nya:
Adjie (ketuplak temu warga) : 085223425666

SEPUTAR KEGIATAN MAHASISWA

Program Pemantapan Kaderisasi Mahasiswa (P2KM)
Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HIMAPTIKA)
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
Universitas Siliwangi (UNSIL)

P2KM - HIMAPTIKA - FKIP - UNSIL

Mahasiswa, itulah sebutan bagi pelajar yang duduk di bangku kuliah. Bagaimana dengan OSIS? Apakah sekedar berbeda tempat belajarnya saja? OSIS belajar di sekolah, Mahasiswa belajar di Kampus? Hal ini patut di kaji kalo kita tidak mau jadi orang biasa.
Banyak sekali godaan hidup seorang mahasiswa, tidak perlu disebutkan. Perubahan pola pikir yang dibutuhkan. Banyak program2 kampus yang targetannya tingkat 1, namun jangan khawatir, itu semua adalah program yang melatih agar kalian menjadi mahasiswa yang memang berbeda dengan pelajar.
P2KM terlihat sedikit ribet, khususnya dengan makalah. Namun tidak seperti, kalo saja kita kreatif itu bisa selesai dengan mudah, "hadapi dengan senyuman" katakanlah. Paradigma yang akan saya rubah adalah jangan berpikiran sempit, bahawa p2km adalah sidang makalah. Sidang makalah hanyalah salah satu syarat lulus saja, tidak ada makalah bukan berarti tidak lulus. Jadi jangan berpikiran tidak ikut p2km karena belum beres makalah, berpikirlah kapan pun itu saya akan berusaha ikut p2km untuk diri saya sendiri. Kalo orang mau bisa dan maju seharusnya tidak perlu dipaksa orang lain, tapi timbul dari diri pribadi. Jangan heran kalo Anda tidak Sukses, kalo anda tidak mau capek dan blajar saat ini. Kesempatan Anda akan lenyap ketika Anda menyia-nyiakan waktu yang tepat untuk bersaing.
Tidak perlu ada ketakutan dan keraguan karena sesungguhnya orang yang ragu berada dalam kerugian. Banyak teman, itulah yang perlu Anda siapkan menyongsong Anda Sukses. Hidup itu adalah Diplomasi.

P2KM, 25 Desember 2009

Thursday, November 26, 2009

CERITA SEORANG AKTIVIS TENTANG PERGERAKAN MAHASISWA


Malam ini sepulang dari misa sore, saya berdiskusi dengan adek saya tentang pergerakan mahasiswa. Adek saya adalah salah satu petinggi BEM di kampusnya saat ini. Dia bercerita mengenai dinamika dan kondisi gerakan mahasiswa di kampusnya itu. Ada banyak cerita yang muncul, mulai dari cerita yang heroik sampai cerita yang paling konyol.

Cukup banyak cerita yang sama dengan pengalaman saya sewaktu di fisipol tempo dulu. Cerita tentang perjuangan mahasiswa dengan pergerakannya yang ingin membela rakyat kecil dengan menegakkan keadilan di negeri ini. Sungguh merupakan suatu niatan yang mulia dan sudah menjadi tugas mahasiswa sebagai agent of change di negeri yang sedang belajar berdemokrasi ini.

Sejarah telah membuktikan bahwa gerakan mahasiswa merupakan kekuatan politik yang cukup diperhitungkan di negeri ini. Saya pribadi kagum dan salut dengan keberanian teman-teman yang berjuang dalam pergerakan mahasiswa untuk memperjuangkan hak-hak rakyat kecil. Dulu waktu di SMA saya sangat menyukai pelajaran Tata Negara dan juga Wawasan Kebangsaan. Saya tertarik dengan dunia politik dan sering berdiskusi dengan teman atau kakak kelas yang telah menjadi aktivis gerakan. Pertama kali mengenal teknik-teknik melakukan demo pada waktu melaksanakan OSPEK di fakultas fisipol. Hal ini membuat saya semakin bersemangat dan berminat untuk memasuki salah satu gerakan di kampus fisipol pada era 1998. Namun niatan itu saya urungkan ketika saya melihat beberapa fenomena yang tidak sehat dalam dunia gerakan mahasiswa itu sendiri.

Beberapa diantaranya adalah :
- Gerakan mahasiswa identik dengan intimidasi dan kekerasan. Mahasiswa yang katanya anti militerisme ternyata justru memelihara karakter kekerasan militer dengan melakukan intimidasi pada orang-orang yang berbeda pendapat. Pemeliharaan budaya militerisme dan intimidasi bisa dilihat dari OSPEK di tahun 90an waktu itu. Saya dan beberapa teman saya pernah disidang dan diintimidasi karena berbeda pendapat dengan gerakan aliran tertentu.

- Setiap gerakan mahasiswa memiliki visi yang berbeda-beda dan terlalu eksklusif dengan kelompoknya sendiri sehingga saya seringkali melihat satu sama lain malah sibuk berkelahi sendiri. Mereka cenderung membela kepentingan berdasarkan kebenaran menurut kelompoknya sendiri.

- Anarkis. Kebanyakan demonstrasi berakhir dengan kerusuhan dan pengrusakan hasil-hasil pembangunan sehingga negeri ini justru tidak pernah maju dalam pembangunan namun semakin rusak dan kacau.

- Komitmen sesaat dan kemunafikan. Hampir sama dengan apa yang diceritakan dalam film GIE. Beberapa senior aktivis gerakan jaman dahulu ketika sudah menduduki kursi pemerintahan meninggalkan komitmennya karena uang ataupun kesenangan lainnya. Bisa dilihat dari daftar koruptor yang beberapa diantaranya mempunyai track record sebagai mantan aktivis gerakan mahasiswa.

- Beberapa fakta yang pernah beredar di kalangan dosen menyebutkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang menjadi aktivis demo dalam suatu gerakan mahasiswa tidak memiliki prestasi akademik di kampusnya. Muncul sebuah persepsi bahwa gerakan mahasiswa hanyalah sebuah tempat pelarian masalah orang-orang yang tak berakal. Ini dikuatkan dengan budaya mengutamakan kekerasan dalam tiap aksi. Lebih memilih menggunakan otak di kaki daripada di kepala ?

Cerita adek saya membuat saya semakin yakin bahwa beberapa fenomena yang tidak sehat diatas masih saja terjadi saat ini. Jika saja gerakan mahasiswa bisa melepaskan diri dari hal – hal yang tersebut di atas, saya yakin semakin banyak orang yang bersimpati dan mendukung pergerakan mahasiswa.

Dalam suatu kesempatan, seorang adek kelas saya menuliskan sebuah semboyan yang berbunyi “Mendidik Rakyat dengan Pergerakan dan Mendidik Penguasa dengan Perlawanan”. Sebuah semboyan yang cukup bagus filosofinya dan juga sering diusung oleh sebuah gerakan mahasiswa tertentu.

Pertanyaan saya adalah :
- Apakah kerusuhan anarkis dalam setiap demo yang marak terjadi akhir-akhir ini merupakan kesalahan tafsir mahasiswa terhadap semboyan ini? Menafsirkan pergerakan dan perlawanan sebagai sebuah aksi radikal yang berujung pada kekerasan?

Jika benar demikian, saya rasa akan terjadi sebuah peperangan yang berkepanjangan antar saudara sebangsa sendiri. Hal ini disebabkan karena demokrasi merupakan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Sebagian rakyat dididik untuk bergerak dan melawan penguasa yang merupakan bagian rakyat yang lain. Sedangkan sebagian rakyat lain yang duduk sebagai penguasa selalu bersiap untuk menghadapi perlawanan dari rakyat yang lainnya. Maka terjadilah perang dari rakyat, oleh rakyat dan untuk kehancuran rakyat itu sendiri.

Tidakkah seharusnya Rakyat dan Penguasa adalah mitra abadi yang seharusnya saling membangun dan saling melengkapi satu sama lain? Sepertinya tidak untuk di negeri ini. ;)